Humor Gusdur : Latar Belakang Presiden Gus Dur

Prof Dr Mahfud MD diminta Presiden Gus Dur untuk menjabat Menteri Pertahanan, tapi ia menolak karena merasa tidak punya latar belakang di bidang itu.

“Saya ini tidak punya latar belakang di bidang pertahanan. Latar belakang saya kan hukum tata negara,” kata Mahfud.

Gus Dur menjawab, ”Kalau masalah gitu ga perlu latar belakang. Saya aja ga punya latar belakang presiden, tapi bisa jadi presiden.”

Mahfud tidak bisa menjawab. (nam)

😉

4 Balasan ke Humor Gusdur : Latar Belakang Presiden Gus Dur

  1. pengetahuanuntukanda mengatakan:

    haha, itu mah gusdurnya atuh yang salah, pernah baca tanda-tanda kiamat, yang katanya jika menyerahkan suatu urusan bukan kepada yang ahlinya salah satu pertanda kiamat qubra
    damai,,,

    • Iqbal1 mengatakan:

      🙂 ehm… sahabat ; manusia bisa salah, setuju. Tapi itulah yang sudah terjadi. Dari hal ini kita bisa menimbang mudharat dan manfaatnya untuk diambil contoh atau pelajaran. Tabayyun.

      Bisa jadi inilah salah satu sebab kenapa Gus Dur dianggap sering nyleneh oleh kebanyakan awam, masalah berat oleh Gus Dur sering dikemas jadi terasa ringan. Padahal disitu tersimpan kearifan yg banyak atas solusi masalah yg rumit. Guyonan menjadi alat resolusi konflik ‘ala pesantren yg sangat ampuh, ketegangan berubah jadi ger-geran…. ‘Kabayan’ lah pami di urangmah…

      Kapabilitas seorang santri Prof. Dr. Mahfud MD tidak-lah diragukan. Tapi di depan Kyainya atau siapapun, teteplah dia merasa seorang santri yag selalu harus tawadhu, rendah hati.

      Dalam perjalanannya kini, Mahfud MD diantarkan menjadi salah satu Ketua Lembaga Tinggi Negara ‘terbaik’. Menjadi harapan ‘menegakkan benang basah’ yang kini sedang melanda faktor strategis negeri kita, masalah hukum dan peradilan yg carut-marut. Pada saat pejabat2 negara kita saat ini telah kehilangan hati nuraninya. Begitulah salah satu cara Gus Dur membuka pintu birokrasi yg selama ini sangat tertutup dan upaya mengantisipasi masa depan, menyiapkan stok pemimpin yg handal ; upaya tarbiyah dan siyasah yg brilian.

      Prinsip ‘The Right Man behind on The Job Right Place / The Man Behind The Gun” sbg kata lain ‘amanah diserahkan kepada ahlinya’, tdk diabaikan.
      Dari sisi lain yg banyak kekurangannya sebagai manusia biasa, tetep lah saya menaruh hormat yag tinggi kepada Gus Dur, tidak ada yg salah disini, belum tentu kita bisa seperti itu.

      Terhadap kepastian Qiyamah sendiri dan keterangan serta ciri2nya, adalah menjadi rukun iman bagi seluruh ummat islam meyakininya. Memang sebagai masa di akhir zaman ini, banyak sudah nampak jelas ciri2 tsb., relevan lah…

      Kejadian ini di atas, adalah pengakuan Mahfud MD sendiri sebagai rasa bangganya kpd Gus Dur, yg senantiasanya disampaikan berkali-kali dalam berbagai kesempatan…

      He..3x… kita banyak alpa, sudah sejauh manakah kiprah kita dalam berkhidmah kepada agama, nusa dan bangsa… Tks atas kunjungan sahabat disini, damailah…

  2. bambang mengatakan:

    kita rakyat indonesia tidak miskin materi, tapi miskin ahlak dan moral, kalau ahlak dan moral kita miliki, kita tidak berfikir materi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: