Geologi : Erupsi Merapi 2010

Erupsi :

Erupsi adalah fenomena keluarnya magma dari dalam bumi. Erupsi dapat dibedakan menjadi erupsi letusan (explosive erupstion) dan erupsi non-letusan (non-explosive eruption). Jenis erupsi yang terjadi ditentukan oleh banyak hal seperti kekentalan magma, kandungan gas di dalam magma, pengaruh air tanah, dan kedalaman dapur magma (magma chamber).

Pada erupsi letusan, proses keluarnya magma disertai tekanan yang sangat kuat sehingga melontarkan material padat yang berasal dari magma maupun tubuh gunungapi ke angkasa.

Pada erupsi non-letusan, magma keluar dalam bentuk lelehan lava atau pancuran lava (lava fountain), gas atau uap air.

Di dalam Bahasa Indonesia, kata erupsi sering diterjemahkan sebagai “letusan”. Sebenarnya, terjemahan itu tidak sepenuhnya tepat. Terjemahan tersebut hanya tepat untuk tipe erupsi letusan.

Erupsi Proksismal

Erupsi Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Propinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu di tahun 2010 ini ternyata berbeda sekali dari karakter erupsinya di tahun 2006. Erupsi sekarang yang keluar dari ujung lubang kepundannya,  episodik dan terus meningkat intensitasnya, serta semburan kolom debu volkanik yang menjulang tinggi ke angkasa menunjukkan bahwa erupsi Merapi tahun ini merupakan erupsi tipe paroksismal (paroxysmal erupsion).

Meningkatnya intensitas erupsi Merapi ini dapat dilihat dari makin jauhnya jangkauan luncuran awan panas, dan makin tingginya kolom erupsi.

Erupsi paroksismal ini bisa terjadi oleh dua macam sebab: pertama, karena tibanya magma baru yang kaya akan gas dari dalam bumi, dan ke-dua karena pertumbuhan kubah di puncak pada ketinggian tertentu.

Prediksi Erupsi

Kita tidak tahu sampai kapan drama erupsi Merapi kali ini akan berakhir, karena kita tidak tahu bagaimana sesungguhnya aktifitas magma yang ada di dalam bumi di bawah Merapi. Harapan kita, erupsi itu segera berakhir setelah erupsinya yang tertinggi di hari Kami 4 Nopember 2010.

Dengan kecenderungan erupsi yang terus meningkat intensitasnya ini, yang dikawatirkan adalah erupsi paroksismal itu akan berlanjut dengan eruspi paroksismal yang diiringi dengan letusan (explosif blow) yang dapat menghancurkan sebagian puncak Merapi, yang kemudian dapat diikuti dengan runtuhnya sebagian tubuh gunungapi itu ke dalam dapur magma.***(WA)

Ref.  http://wahyuancol.wordpress.com/2008/11/28/erupsi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s