Penuntut Ilmu

Siapakah Thalibul ‘Ilmi (Penuntut Ilmu) ?.

Syaikh Zaid bin Hadi al-Madkhali pernah ditanya : “Kapan seseorang dikatakan sebagai thalibul ‘ilmi (penuntut ilmu) ?”

Maka beliau hafidzahullah menjawab :

“Seseorang disebut thalibul ‘ilmi apabila ia menuntut ilmu. Maka yang masih pemula dan yunior adalah thalibul ‘ilmi ; yang sedang di tengah perjalanan adalah thalibul ‘ilmi ; dan ulama senior yang sudah mujtahid pun pada hakikatnya adalah thalibul ‘ilmi.

Setiap orang yang berusaha dan sedang meniti jalan menuntut ilmu maka ia adalah thalibul ‘ilmi.

Thalibul ‘ilmi adalah gelar mulia. Karena ilmu adalah warisan para Nabi. Barangsiapa yang mencarinya maka ia telah mencari warisan yang paling berharga.

Dan menuntut ilmu itu tidak ada batasnya, bahkan setiap kali seseorang bertambah ‘alim maka ia akan melihat dirinya lebih banyak belum mengetahui dibanding apa yang telah ia ketahui.

Oleh karena itu, seorang thalibul ‘ilmi walaupun telah berusia tua, maka ia tidak akan pernah merasa cukup dari menuntut ilmu selamanya, dan ia masih terus membutuhkan tambahan ilmu, sebagaimana firman Allah Ta’ala :

وَقُل رَّبِّ زِدْنِي عِلْماً

“Dan katakanlah : “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”.” (QS. Thoha : 114).

 Ref. : http://faidah-ilmu.blogspot.com

2 Balasan ke Penuntut Ilmu

  1. Idan mengatakan:

    Ayat di atas , biasa dibaca untuk du’a memulai pengajian.

    Adalah Imam Ibnu Katsir menafsirkan. Bahwa telah meriwayatkan Imam Ibnu Majah dari Sahabat Abu Huraeroh r.a. Nabi SAW telah berdo’a atas turunnya ayat ini :

    Allohumman fa’nie bima ‘alamtanie, wa ‘alamnie maa yanfa’nie, wa zidnie ‘ilman. Wal hamdulillaahi ‘ala kulli haalin.

    “Ya Alloh, berilah aku manfaat ilmu yg telah Engkau ajarkan kepadaku. Ajarilah aku ilmu yg bermanfaat bagiku. Dan tambahkanlah pengetahuanku. Segala puji bagi Alloh dalam segala hal”. (Mukhtasar Ibnu Katsir ; 3 ; 271-2 ; Maktabah Ma’arif, Riyad ; 1410 H).

    Du’a ini biasa dibaca setelah pengajian.
    Klik Link Audio (Du’a Ba’da Ta’lim) : http://bam86.multiply.com/

  2. Sahabat mengatakan:

    Assalaamu ‘alaikum…

    Ilmu ibarat banjir…

    Imam Syafi’ie r.a berkata : Ilmu itu memusuhi kepada org yang adigung-adiguna, ujub takabur. Ibarat banjir yang memusuhi, ‘cadu’ mengalir ke tempat yg tinggi.

    (Al-ilmu harbun lil fataal muta-‘aalie – Kassaeli harbun lil makaanil ‘aalie) 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s