Ahlak : Etika Menyampaikan Ilmu

Termasuk diantara tanda ‘kefaqihan’ seseorang adalah menyampaikan ilmu pada waktu yang tepat.

Ilmu yang akan disampaikan, jangan sampai dikeluarkan pada waktu orang sedang tidak berminat untuk menyimaknya. Hal ini penting untuk diperhatikan, karena jika tidak, maka yang akan terjadi adalah ketidaksenangan terhadap ilmu yang disampaikan. Dan kebencian terhadap ilmu yang disampaikan akan menutup jalan menuju pintu kebaikan.

Ibnu Hajar Asqalani berkata : “Bahwasanya makruh untuk berbicara dengan orang yang kurang menghargai kita. Sesungguhnya tidak semestinya menyebarkan ilmu kepada orang yang tidak menginginkannya. Sebaliknya, bicaralah kepada siapa yang ingin mendengarkan, karena hal tersebut lebih pantas dan lebih memberikan manfaat”. (Fathul Baari : 11 – 143).

Imam Syafi’i pernah bersyair :

ولا تعطين الرأي من لايريده

فلا أنت محمود ولا الرأي نافعه

Janganlah menyampaikan pendapat kepada orang yang tidak menginginkannya,
Karena kau tidak akan terpuji, tidak pula pendapatmu akan memberi manfaat baginya”.

Mutharrif  berkata : “Janganlah engkau berbicara kepada orang yang tidak menginginkan pembicaraanmu.” (Al-jami’ li akhlaqi ar-rawi wa adabi as-sami’ : 731) ; Faidah Ilmu.

Mughirah berkata : “Sesungguhnya aku merasa puas dalam hal membatasi pembicaraanku, sebagaimana kalian merasa puas dengan banyak berbicara.” (Ibid : 736).

Maka yang harus dilakukan oleh seorang yang hendak menyampaikan pesan kebaikan adalah : Tunggulah saat yang tepat untuk berbicara. Sebagaimana kata hikmah mengatakan : “Setiap ucapan ada tempatnya, dan setiap tempat ada ucapannya yang tepat”. Semoga bermanfaat, wallohu ‘alam. (***)

Satu Balasan ke Ahlak : Etika Menyampaikan Ilmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s