7. Shorof : Fi’il Tsulatsi (Mujarrod) Bab keempat

وَإِنْ كَانَ مَاضِيْهِ عَلَى وَزْنِ فَعِلَ مَكْسُوْرَ اْلعَيْنِ فَمُضَارِعُهُ يَفْعَلُ

 بِفَتْحِ اْلعَيْنِ نَحْوُ عَلِمَ يَعْلَمُ إِلاَّ مَا شَذَّ مِنْ نَحْوِ حَسِبَ يَحْسِبُ

 وَأَخَوَاتِهِ.

Jika fi’il madhinya berwazan

 فَعِلَ

Fa-’I-La ; yang di kasrahkan ‘ain fi’ilnya, maka fi’il mudhari’nya berwazan

 يَفْعَلُ

Yaf-’A-Lu dengan fathah ‘ain fi’ilnya.

contoh :

 عَلِمَ يَعْلَمُ

‘A-Li-Ma ; Ya’-La-Mu, kecuali yang syadz dari contoh :

 حَسِبَ يَحْسِبُ

Ha-Si-Ba ; Yah-Sa-Bu, dan saudara-saudaranya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s