Tauhid : Nabi Isa AS, Manusia Luar Biasa…

Ummat Islam di seluruh dunia, khususnya di Indonesia selamanya meng-I’tiqadkan bahwa Nabi Isa Alaihissalam adalah seorang Nabi yang mulia dan salah seorang dari Nabi-nabi yang 25 yang tersebut namanya di dalam Al-Qur’an. Nabi Isa lahir luar biasa, yakni berlainan dari kebiasaan manusia. Hanya ditiupkan saja oleh Tuhan ke dalam kandungan ibu beliau, dan lantas lahir kedunia tanpa bapak.

Di dalam kalangan Islam ini tidak ganjil, karena Nabi Adam alaihissalam lahir ke dunia tanpa bapak dan tanpa ibu, sedang Nabi Isa lahir hanya tanpa bapak saja, sedang ibunya ada. Mengadakan Adam menurut akal biasa, lebih sulit dari mengadakan Isa. Tetapi Nabi Adam toh bisa ada dan sudah ada sebagai bapak manusia keseluruhannya.

Isa alaihissalam diangkat menjadi Nabi dan Rasul oleh Tuhan. Beliau dibekali dengan kitab injil oleh Tuhan dan dengan beberapa mu’jizat. Umpamanya beliau bisa menghidupkan orang yang sudah mati, dengan izin Tuhan. Pada akhir masa beliau, beliau dikejar-kejar oleh orang kafir, beliau hendak dibunuh, tetapi Tuhan Yang Maha Kuasa membebaskan beliau dari bahaya pembunuhan itu dan mengangkat beliau kepada-Nya. Menurut kepercayaan ummat Islam, Nabi Isa tidak wafat, tidak mati meninggal dunia menurut pengertian biasa.

Karena itu adalah satu kesalahan besar -dari sisi akidah- kalau dikatakan : “hari ini semua sekolah libur menghormati wafatnya Nabi Isa”. Ini bertentangan dengan kepercayaan ummat Islam, tetapi sesuai dengan kepercayaan orang Nashara, orang Kristen. Kalau terjadi pertentangan paham antara orang Islam dengan orang Kristen itu lumrah, biasa saja karena agamanya berlainan.

Tetapi sayang seribu kali sayang, dalam waktu yang akhir-akhir ini muncul seorang yang dikatakan Ulama Islam dari Kairo (Mesir) namanya Mahmud Syaltut yang berfatwa bahwa Nabi Isa itu benar-benar sudah wafat, sudah mati. Fatwa ini sama dengan fatwa ummat Kristen, yaitu meninggal disalib. Hal ini sangat menggoncangkan ummat Islam. Menjadi anomali dan seolah-olah aqidah yang benar demikian. Setidaknya dalam catatan saya. Lantas  bagaimanakah Nabi Isa tersebut. (Catatan : Posting terdahulu, Klik) :

Nabi Isa Manusia Luar Biasa

Tuhan menyatakan ini dalam Al-Qur’an, bahwa pada suatu waktu datang Malaikat kepada Siti Maryam mengabarkan bahwa ia akan dikaruniai seorang anak.

Firman-Nya (Audzubillaahi minasy-syaithoo-nirrojiem) :

إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ

 اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا

فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ – 45

Artinya : “Pada ketika Malaikat berkata ; Hai Maryam !, sesungguhnya Tuhan menyampaikan berita gembira kepadamu dengan “kalimah” dari Tuhan, namanya Al-Masih Isa anak Maryam, orang besar di dunia dan di akherat, dan termasuk orang-orang yang dekat kepada Tuhan”. (Ali Imran : 45).

Menurut tafsir Khozien bahwa Malaikat yang datang membawa kabar ini adalah Malaikat Jibril Alaihissalam (Khazien ; Juz 1 ; Hal. 292). Dan ada ahli-ahli tafsir mengartikan “kalimah” itu dengan “kalimah Alloh”. Nabi Isa itu adalah “kalimah Alloh, yang berarti “jadikan”, lalu jadilah. Tetapi kedua tafsir ini pada hakekatnya sama, karena kejadian Isa dengan cara begitu adalah “kabar suka” bagi Maryam, karena beliau akan melahirkan seorang Nabi dan Rosul yang pilihan.

Tegasnya arti ayat ini adalah, bahwa Malaikat Jibril datang kepada Siti Maryam membawa kabar suka, yaitu mengabarkan bahwa ia akan diberi seorang anak laki-laki yang akan diberi nama Isa bin Maryam.

Perkataan Isa bin Maryam ditegaskan oleh Tuhan agar jangan sampai orang mengatakan bahwa Isa itu anak Tuhan, atau jangan sampai ada orang mengatakan bahwa Isa itu anak seorang laki-laki lain dengan jalan tidak halal. Tuhan tegas dalam soal ini. Isa itu anak Maryam !.

Maka setelah Siti Maryam mendengar kabar suka ini, lantas beliau menyatakan keheranannya kepada Tuhan begini :

 قَالَتْ رَبِّ أَنَّى يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ 

Artinya : “Berkata Maryam ; Wahai Tuhanku !, Bagaimana saya bisa melahirkan anak, sedang saya belum pernah disentuh laki-laki ?”. (Ali Imran : 47).

Dalam ayat ini Siti Maryam menyatakan keheranannya, bagaimana ia bisa melahirkan anak sedang ia belum kawin. Bukan saja belum kawin, tetapi lebih tegas lagi belum pernah disentuh manusia, walaupun suami yang tidak halal.

Jibril menjawab kepada Siti Maryam :

 قَالَ كَذَلِكِ اللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ إِذَا قَضَى

47 – أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Artinya : “Ya, begitulah keadaannya, Tuhan memperbuat apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Tuhan hendak mengadakan sesuatu maka Tuhan hanya mengatakan “Kun” (Jadilah), lalu jadi (yang dikehendaki-Nya itu)”. (Ali Imran : 47).

Pada waktu itu juga dikabarkan kepada Siti Maryam :

 48 – وَيُعَلِّمُهُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ

49 – وَرَسُولًا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ

Artinya : “Dan Tuhan akan mengajarkan Kitab kepadanya, dan Hikmah, dan Taurat dan Injil ; dan akan diangkat menjadi Rosul kepada Bani Israil”. (Ali Imran : 48-49).

Nah begitu kisahnya pertamanya. Nabi Isa AS dilahirkan tanpa bapak, dan kemudian diangkat menjadi Rosul untuk Bani Israil. Nabi Isa Alaihissalam adalah manusia luar biasa dengan syahadah dan pengakuan di dalam Al-Qur’an sendiri. Wallohu “alam. *** (Iqbal1) -Insya Alloh Bersambung-

Referensi : Syaikhonie Almaghfirlahu KHR. Ahmad Djawari, mantan Rois Syuriyah PW NU Jawa Barat. Alumni Mut’allimien Makkatul Mukarromah. Pendiri Pesantren An-nadjah.

http://users6.nofeehost.com/alquranonline/Alquran_Tafsir.asp?pageno=3&SuratKe=3#Top

KH. Sirodjuddin Abbas (Alm.) ; 40 Masalah Agama ; Jilid 1, hal. 324-326.

2 Balasan ke Tauhid : Nabi Isa AS, Manusia Luar Biasa…

  1. abu hanan mengatakan:

    alhamdulillah….
    lama tak bersua disini.
    Bagaimana kabar mas?Semoga selalu dalam hidayah Allah swt.
    amin

    ———

    Alhamdulillah, syukri ‘ala niamillahi ;
    Saya dalam keadaan baik Mas, begitu pula Mas Abu Hanan semoga senantiasa berada dalam rohmat Alloh SWT. Dilimpahi keberakahan dalam segala halnya. Amin.
    Tks. atas segala kebersamaan serta dorongan Mas Abu Hanan.
    Jazakallohu akhsanal jaza.

    Iqbal

  2. tirta mengatakan:

    mas tanya mas !
    Kalau nabi Isa masih ada, sekarang di mana ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: