Tauhid : Nabi Isa Alaihissalam Adalah Rasul Allah

(Lanjutan, sebelumnya klik ini) ; Nabi Isa Alaihissalam Adalah Rasul Allah. Tuhan menyatakan ini dalam firman-Nya :

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

يَا  أَهْلَ  الْكِتَابِ  لَا تَغْلُوا فِي  دِينِكُمْ  وَلَا تَقُولُوا

 عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ

رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ

فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلَا تَقُولُوا ثَلَاثَةٌ انْتَهُوا

 خَيْرًا لَكُم إِنَّمَا اللَّهُ إِلَهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَنْ يَكُونَ

لَهُ وَلَدٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ

وَكَفَى بِاللَّهِ وَكِيلًا

Artinya : “Hai orang2 keturunan Kitab !, janganlah kamu melampaui batas dalam agama dan janganlah kamu bicara tentang Tuhan melainkan yang benar. Sesungguhnya Al-masih Isa anak Maryam Rasul Alloh dan kalimah Alloh, disampaikan kepada Maryam, dan dengan (tiupan) ruh daripada-Nya. Maka imanlah kamu kepada Alloh dan rasul-Nya, dan janganlah kamu katakana : Tuhan itu tiga. Berhentilah, itu yang lebih baik bagimu. Tuhan itu hanyalah Tuhan yang satu, Maha Suci Tuhan dari mempunyai anak. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Cukuplah Tuhan untuk pelindung”. (An-nisa : 171).

Dan dalam firman yang lain diterangkan, bahwa Tuhan tidak mempunyai anak dan tidak pula diperanakan/dilahirkan oleh ibu bapk. Tuhan berfirman :

قُلْ هُوَاللَّهُ أَحَد – اللَّهُ الصَّمَدُ – لَم ْيَلِدْ وَلَم ْيُولَد

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوً َأَ أَحَدٌ

Artinya : “Katakanlah (Hai Muhammad) !, Tuhan itu esa, Tuhan itu tempat meminta, Ia tidak beranak dan tidak pula diperanakan (dilahirkan oleh ibu bapak), dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (Al-ikhlash : 1-4).

Adapun tentang kerasulan Nabi Isa Alaihissalam ditegaskan oleh Tuhan di dalam banyak ayat di dalam Al-qur’an. Diantaranya :

وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنْكَ وَمِنْ نُوحٍ وَإِبْرَاهِيمَ

  وَمُوسَى وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا

Artinya : “Dan ingatlah ketika Kami mengambil perjanjian dari Nabi-nabi, dan juga dari engkau (Hai Muhammad), dari Nuh, dari Ibrahim, dari Musa, dari Isa bin Maryam, dan Kami ambil dari mereka perjanjian yang sungguh-sungguh”. (Al-ahzab : 7).

Jadi Nabi Isa bin Maryam, menurut ayat ini adalah Nabi, sama derajatnya dengan Nabi Muhammad SAW, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa Alaihimussalam. Itulah lima orang Nabi yang diberi nama rasul “Ulul Azmi” (Rasul2 yang teguh), sebagai yang diterangkan oleh Tuhan dalam firman-Nya :

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ 

Artinya : “Maka sabarlah engkau (tahanlah dalam percobaan) sebagaimana ketahanan rasul2 ulul azmi”. (Al-ahqaf : 35).

Tegasnya : Nabi Isa Alaihissalam adalah seorang Nabi/Rasul (Utusan Alloh) yang sama dengan Rasul2 yang lain. Beliau Abdi Alloh (Abdulloh). Beliau bukan anak Alloh, karena Alloh tidak mempunyai anak. Apalagi Tuhan. Beliau bukan Tuhan, karena tidak ada sesuatupun yang menyerupai Tuhan. Inilah kepercayaan ummat Islam. Wallohu ‘alam ***. (Iqbal1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: