Analog : Syafa’at Sandal

Kita semua mengharapkan syafa’at Kanjeng Nabi Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam. Bagaimana “mekanisme” syafa’at itu sendiri?.

Kalutnya lautan manusia di hari pemakaman Gus Dur membuat Gus Mus tak sempat mengurus sandalnya sendiri seusai menyalati janazah di masjid. Bersama keluarga Gus Dur, Gus Mus harus langsung menyertai janazah masuk ke area upacara pemakaman, sementara sandalnya tercecer berikut menantunya yang memungut tanggung jawab atas sandal itu.

Menjelang upacara pemakaman dimulai, Rizal, si menantu, kemecer untuk mengikutinya.

“Tapi pasti sudah nggak boleh masuk ni…”, keluhnya.

“Lha kamu kan bawa sandalnya Gus Mus!” Kiyai Mu’adz Thohir mengingatkan.

“Terus?”

“Tunjukkan saja sama yang jaga pintu”.

Rizal mengikuti saran Kyai Mu’adz, dan penjaga pun membiarkannya masuk.

Itulah syafa’atnya sandal.

Sholluu ‘alan Nabiy..!

{Yahya C Staquf}.

Satu Balasan ke Analog : Syafa’at Sandal

  1. Samaranji mengatakan:

    Assalamu’alaikum,,,

    He,,he,,,
    Lha truss, apa ya yang masih kita bawa dari ajaran Kanjeng Nabi Muhammad SAW ?

    —-

    He3… Mas Samaranji ma’af baru kebales… tetep istiqomah ‘ala kulli dienil haq…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: