Ihwal : Membaca Sholawat

(Tafsir Singkat Surat Al-Ahzab 56) :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا

 صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Ma’nahu wallohu ‘alam : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33 : 56)

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Para malaikat telah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Maka dengan begini Allah SWT telah mencontohkan dan menganjurkan kepada seluruh umat Islam supaya bersholawat pula kepada Nabi Muhammad SAW, dan supaya mengucapkan salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Lafad sholawat adalah bentuk jamak dari sholat, artinya du’a-du’a kepada Allah SWT. Dalam Hasyiyah Tashilul Masalik lil alfiyah Ibnu Maalik disebutkan, yang dimaksud sholawat menurut Imam Abi Hisyam, gurunya Imam Sibaweh adalah ‘Al-Lathief’, artinya ‘limpahan kelembutan kasih-sayang (kanyaah)‘. Adapun menurut Imam Abu Qotho, adalah bagaimana hubungannya ;

  1. Jika keluar dari Alloh SWT disebutnya rahmat,
  2. Jika keluar dari Malaikat disebutnya istighfar,
  3. Jika keluar dari Bani Adam disebutnya du’a.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Sayidina Kaab bin Ujrah yang bertanya : “Wahai Rasulullah, adapun pemberian salam kepadamu kami telah mengetahuinya. Bagaimana kami harus membaca sholawat ?”. Nabi menjawab, ucapkanlah :

اللهم صل على سيد نا محمد وعلى آل سيد نا محمد , كما صليت على سيد نا إبراهيم وعلى آل سيد نا إبراهيم , إنك حميد مجيد. اللهم بارك على سيد نا محمد وعلى آل  سيد نا محمد كما باركت على سيد نا إبراهيم وعلى آل سيد نا إبراهيم إنك حميد مجيد

Selanjutnya penting menyampaikan sholawat ini kepada keluarganya Nabi SAW, supaya terhindar dari rahmat yang terputus. Sebagaimana yang disampaikan Nabi SAW kepada Sayidina Umar Ibnu Khottob ; “Takutlah kalian dari sholawat bathor, yaitu membaca sholawat kepada Nabi SAW saja, tanpa membaca untuk keluarganya”.

Adapun keluarga Kangjeng Nabi Muhammad SAW keseluruhannya ada 3 ;

  1. Kullu muslimin wa muslimatin wa lao ashiyan (fie maqoomid du’a), yaitu setiap muslimin dan muslimat meskipun ahli maksiyat.
  2. Mu’min Bani Hasyim wa Bani Mutholib (fie maqoomiz-zakat), yaitu mukminin dari keluarga besar Hasyim dan keluarga besar Abdul Mutholib.
  3. Kullu taqiyyin (fie maqoomil mad-hi), yaitu setiap orang2 yang bertaqwa.

Membaca sholawat hendaknya disertai dengan didasari niat rasa cinta, hormat dan memuliakan kepada beliau. Apabila seseorang membaca sholawat kepada Nabi SAW tidak disertai dengan niat dan rasa hormat, maka timbangannya tidak lebih berat ketimbang selembar sayap. Maka bacalah dengan penuh penghormatan.

Ummul mukminin Siti Aisyah RA berkata : “Barangsiapa cinta kepada Allah Ta’ala, maka dia banyak menyebutnya dan buahnya ialah Allah SWT akan mengingat dia, juga memberi rahmat dan ampunan kepadanya, serta memasukannya ke dalam surga bersama para Nabi dan para wali. Dan Allah memberi kehormatan pula kepadanya dengan melihat keindahan-Nya. Dan barang siapa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, maka hendaklah ia banyak membaca sholawat untuk Nabi Muhammad SAW, dan buahnya ialah ia akan mendapat syafaat dan akan bersama beliau di surga” .

Kebutuhan mendapat syafaat agar mendapat keselamatan di dunia serta akhirat adalah keniscayaan. Siapa lagi yang diberi hak memberi syafaat agung oleh Alloh SWT kalau bukan yang paling diagungkan oleh Alloh SWT, yaitu junjunan kita Kangjeng Nabi Muhammad SAW dengan syafaat udhmanya. 

Semakin banyak2 membaca sholawat, maka semakin banyaklah limpahannya.  Allohumma shollie wa sallim wa baarik ‘alaih.  Shollallohu ‘alaih. Istajieb du’ana. *** (Iqbal1).

3 Balasan ke Ihwal : Membaca Sholawat

  1. abu hanan mengatakan:

    http://laskarislam.indonesianforum.net/

    sebuah jalan kecil utk meretas peradaban syariah.
    diharapkan mas iqbal segera bergabung dan berpartisipasi disana dalam menebarkan rahmat lil ‘alamin.

    ——–

    tks atas kebersamaan mas abu hanan…
    semoga mendatangkan kebaikan kepada kita bersama. amin.

    salam ukhuwah,

  2. aris mengatakan:

    punten kang iqbal …..leres kitu dina matan hadistna nganggo lafadz sayyidina……..setahu saya tidak ada lafadz sayyidina dina matanna…..sanes anti sayyidina loh kang……..

    Teu nganggo. Ieu mah conto lafad sholawat anu sok dibaca dina tasyahud akhir sholat fardhu. Ngunjukkeun pentingna maca sholawat. Parantos masyhur.

    Teu aya lafad ‘sayidina’ dina matan haditsna, kedah disikapi sebagai keengganan kanjeng nabi saw menyombongkan diri. Sanes larangan. Sanadna oge didieu henteu dicutat lengkap, da sanes nuju mertelakeun mushtolahul hadits.

    Janten adab2an, tatakrama sae dina raraga ngalaksanakan parentahan, pami nyebat nami junjunan nabi saw nganggo -sayidina- margi dilebetna terkandung rasa cinta, hormat srg ngamuliakan, sakumaha anjuran Alloh SWT dina qur’an.

    Nabi ku anjeun oge dina hadits nu sanes nyebat dirina nyalira ; “Ana -sayyidu- waladi aadama yaomal qiyamati” (Hr Muslim) ; “Ana -sayyidul- mursalien wa khotamien nabiyyien”. “Ana -sayyidu- waladil aadama wa laa fahroo”. – soheh –🙂

    Dina kaol Imam Syafii parantos mu’tamad nganggo lafad ‘sayidina’ ka Kangjeng Nabi Muhammad SAW sebagai -afdhol-. Nyebat dina sholat atanapi luareun sholat. Dinash ku Imam Syamsu Romlie kana hal ieu dina lafadna ; “Allohummaa shollie ‘alaa sayidina Muhammad wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad, kama sholaita ‘ala sayidina ibroohiem wa ‘alaa aali sayidina ibroohiem .. dst.. ; sakumaha disebat dina conto di luhur. – shoheh –

    Tinggal dina Kitab Kasysyifaatus Sajaa fie syarh Safinatunn najaa, hal 61. Hal ieu ditashih oge dina Kitab Hasyiyah Bajurie, hal 14. Aya oge dina Taqrieb. Lajeng ghoyatul ihtisar, atanapi At-tadhib. Hukumna janten nash anu qoth’i. – shoheh -.

    salam,
    Iqbal

  3. Abu Tsabit mengatakan:

    bagus kang tulisannya. syukran.

    Tks Mas Abu telah menyimak…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: