Profile Pondok

Abstrak : Pondok ini adalah ‘khozinaturrohmah’ ; sebuah ma’had islamiyyah yang kecil, majelis ta’lim di pelosok terpencil, Kampung Kaumkaler –  Sukaratu, Garut (Utara).

Menyelenggarakan pendidikan pesantren salafiyah lil ahlussunnah wal jamaah, metode tradisional sorogan ilmu-ilmu keislaman, Qur’an, Tauhid, Fiqih, Akhlaq, Nahwu, Shorof, Tafsir, Hadits, Tarekh, Khot / Imla, dll. Serta ada juga   sedikit selingan dengan diberikan bekal tambahan keterampilan, semisal pertanian atau bercocok tanam. Khususnya mendidik dan mengasuh anak-anak pelajar santri agar mandiri dan memiliki bekal ilmu pengetahuan untuk keseharian dan pengembangan di masa depannya. Ikut berperan serta dalam kiprah kepedulian tafaqquh-fiddin dan andil memberikan solusi masalah sosial yang merebak.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pemenuhan atas kebutuhan ini sangat hakiki, mengingat kemampuan masyarakat rata-rata langka atau lemah dalam penguasaan ilmu dasar keislamannya. Ditambah kelemahan dalam sumber daya ekonomi yang menyebabkan ketidak mampuan memperoleh pendidikan formal yang layak, sehingga banyak anak putus sekolah atau terlantar. Sangat lemah faktor internalnya. Tidak berlebihan kalau dikatakan sebagian anak-anak generasi umat islam di sini rentan mengalami kebodohan dan kemiskinan.

Masalah lain yang tidak kalah berat adalah menghadapi faktor eksternal yang kebijakannya tidak memihak kaum lemah. Rentan menimbulkan keruwetan multi-dimensi dan ketidak pastian. Lingkungan senantiasa berubah-rubah, mengakibatkan terjadinya dekadensi moral atau keterpurukan ahlak.

Ihtiar menerapkan pendidikan model pondok pesantren yang sangat sederhana ini, diharapkan menyumbangkan peningkatan kualitas umat memiliki sumber daya terbaharukan. Mendorong kemandirian, ikut mengikis kebodohan atau keterbelakangan, ikut menghidupkan pembelajaran ilmu-ilmu dasar agama Kita. Ikut sedikit memotong lingkaran mata rantai kemiskinan kultural maupun struktural. Cita2 memberikan bekal ilmu salafiyah ‘ala pesantren beserta bekal pengetahuan umum yang sederajat dan keterampilan aplikatif untuk sedikit memberi nilai tambah santrinya supaya tidak menjadi ketergantungan manakala mereka telah terjun dalam masyarakat.

Alhamdulillah concern terhadap misi dan komitmen di atas telah membuahkan hasil, alumni dari pondok ini rata-rata mampu membaca kitab salafiyah, menguasai fan ilmu alat yang cukup muskil.

Disamping itu, kepada santri yang berminat sekolah umum, diberi kesempatan ship pagi atau sore. Beberapa santri alumni ini, ada yang telah meneruskan ke beberapa perguruan tinggi atau melanjutkan ke pesantren lanjutan yang lebih tinggi. Alumni jadi memiliki kemampuan ganda, hal yang sangat dibutuhkan untuk mengarungi tantangan era persaingan global zaman ini.

Serta ada pula pelaksanaan beberapa program kegiatan pondok lainnya yang langsung menyentuh kebutuhan khalayak warga kaumkaler. Seperti pengelolaan ibadah hewan qurban, penyediaan hidangan ifthor romadhon bersama warga, musafir, dll. Berlangsung tepat sasaran dan dijaga dengan tatakelola amanah. Berkahnya, merekatkan jalinan silaturahmi dan kebersamaan. Cara inipun ikut mendorong akuntabilitas pengelolaan pondok kepada pemegang kepentingan, dll. Bi idznillah.

Wallohu ‘alam.

Ditulis dalam ; Komunitas”>Komunitas

78 Balasan ke Profile Pondok

  1. Wong Jalur mengatakan:

    Semoga semuanya tetap dalam lindunganNya dalam berjuang dan berdakwah.

  2. iqbal mengatakan:

    Amien.. Jazakallohu khoeron katsiro..

  3. Larasati mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum…

    Ikut mendukung aktivitas ini, semoga Alloh SWT memudahkan jalan2 yang ditempuh Ajengan Anom Iqbal..
    Mohon dorongan du’a dan keberkahannya, amien …
    Tks…

    Wassalamu ‘alaikum,

  4. Abdul Qodir Jaelani mengatakan:

    Ijin ngobok-ngobok link kitabnya kang…Wah, kapan-kapan kalo ke Garut datang deh ke Pesantren ini. Saya biasanya ke daerah Samarang Bongkor jarah ke Sesepuh saya di Al Falah Dago Bandung

    • Iqbal mengatakan:

      Mangga ,, mamanawian aya anu kacandak manfaatna tina blog ieu ; sareng bingah pami aya waktos tiasa silaturahmi rurumpaheun sindang, komo sering ka samarang mah.. Insya Alloh aya patula-patalina pami pancakaki mah..

  5. Korawa mengatakan:

    Ass wr wb,

    Konsepsi yg jitu ; Kemandirian, competitive advantge, added value. Kata-kata kunci yang dapat mendorong SDM keluar dari lingkaran ketergantungan yg tengah dihadapi bangsa Kita… Perlu didukung semua pihak upaya pondok ini… Amien…
    Barokallohu fiek.

    Wass. wr. wb.,

  6. Sholachudin mengatakan:

    Kang Iqbal teruskan kreatifitasmu kami bangga dengan santri yang bisa mengembangkan ilmu pesantren lewat IT. mari kita santri ramaikan duniya maya ini dengan menyebarkan ilmu pesantren kita. sudah tidak jamannya santri sarungan yang hanya jadi bahan cemohan. hidup santri !!!!!

  7. iqbal mengatakan:

    Alhmdulillah.. tks kunjungan ihwan, nastaienulloh…
    Mudah2an Kita bisa mempertahankan yg sudah baik, dan dapat memperbaiki yg belum baik..

  8. brahmonowp mengatakan:

    biar kecil tapi jadikanlah santrinya berbisa yang mematikan kemaunafikan kemungkaran dijagad ini. menebar realita kasih sayang

  9. ahmad toha mengatakan:

    kalu menurut aku ga apa-apa santri pakai sarung yang pentingkan dia ga kalah dengan dengan yang ga pakai sarung

  10. iqbal1 mengatakan:

    Terima kasih telah berkunjung serta memberikan saran2 yang sangat berguna..

  11. reksa mengatakan:

    siapa yg tau temen saya wak osad???

  12. syaikhu soleh mengatakan:

    katanya kalau santri kemana-mana kayak orang habis khitan,he,,he..

  13. Idan mengatakan:

    He.he.he.
    Itu kan fiktor, su’udzon…

    Kasihan pabrik sarung jadi menurun produksi & penjualannya kalo santri2 memboikot enggan pake sarung lagi..

  14. erwin mengatakan:

    semoga Allah merahmati

  15. pertanyaan q mengatakan:

    bagaimana cara cepat memahami dan menghafal kitab ini. sangat terasa bahwa hapalan kitab ini kadang gampang juga kadang susah

  16. Fitro mengatakan:

    smoga Allah sll melindungi apa yg qta lakukan..
    + semoga pondok pesantren makin maju tanpa melalui zaman yg serba canggih ini..
    (maksud’a maju’a pesantren tidak ikut2-an dengan zaman yg sekarang nie)

    klo sarung…
    justru bagus itu..
    jujur, waktu ku lulus pesantren ku jga masih menggunakan sarung..
    tp liat keadaan sekarang, ku dah gak mengenakan sarung lagi..
    ku kangeeen bgt mengenakan sarung..
    love you sarung, xixixixi.. ^_^

  17. iqbal1 mengatakan:

    Jazakumulloh atas kunjungan semua ; selamat beraktivitas…

  18. Samaranji mengatakan:

    Assalamu’alaikum,,, ajengan anom…

    Maaf, beribu maaf atas kelancangan abdi yg selama ini sok akrab dng memanggil “kang”. Maaf…

    • iqbal1 mengatakan:

      Wa ‘alaikumussalam wr wb, Tidak masalah Mas Samaranji, tks atas kebersamaannya. Mudah2an apa yg kita lakukan bermanfaat…
      Salam.
      Iqbal

  19. jalaluddin mengatakan:

    mantap ni pak ust…kembangkan terus isi webnya. moga santrinya tmbh banyak, amin….

  20. lukman al hakim mengatakan:

    alhamdulillah kang ikbal sim kuring ngiring reueus ku tarekah akang anu numutkeun pamendak sim kuring ieu tarekah akang teh kacida ageung pisan manfaatna kangge umat. nuhun kang pidu’ana ti sim kuring mugi elmu akang sing langkung barokah, ti pasantren akang sing kaluar bibit buit mujahid dina mangsa nu bakal datang, amin

  21. Teruskan perjuangan kang ustd,meskipun pondoknya kecil nanti akan besar insyaAlloh.

    ——–

    Mas Ilyasa tks telah menyimak. Jazakallohu khoeron katsiro atas dorongannya…

    Salam,
    Iqbal

  22. ikm mengatakan:

    kk mo gk nolongin aku mengenai ilmu nahu sharaf

    ————–

    Tks ; D, kk sangat sibuk…

  23. Idan Wijaya mengatakan:

    Assalamu’alaikum ya akhi,..
    Psti situs ini akan sangat bermanfaat bgi khalayak umat manusia yang sangat menggemari akan ilmu alat,.. dan khususnya ini akan bermanfaat bagi saya sendiri.
    syukron jiddan,..

    ————-

    Wa ‘alaikumussalam Wr Wb,
    Sahabat Idan Wijaya, Tks telah menyimak, semoga kita senantiasa diberi kemudahan2 serta ber-tambah2 berkah dan manfaat dalam ilmu, rizki, umur, kesempatan, dst. Amin.
    Wassalam,
    Iqbal

  24. Hamdan mengatakan:

    sangat bermanfaat kang artikelnya……. izin share ya kang

    —–

    Alhamdulillah, tks sahabat hamdan atas kunjungannya ; semoga tambah2 manfaat…
    Salam,
    Iqbal

  25. Acep Koswara (Cep Ali) mengatakan:

    ngirng ngarojong, mugia sukses

    ———

    Alhamdulillah, hatur nuhun Kang Acep Ali du’a sinareng rojonganana. Manawi henteu kaabotan, linggih di manten nya kang…

    Salam,
    Iqbal

  26. si opa mengatakan:

    Duh Sae pisan kang jerona iye blog… nyuhunkeun ngelumuna lah…syukron

    iya opa… tks. ;

  27. jamilah mengatakan:

    kang iqbal,q pgen mondox,,gimana yah caranya kesitu????

    —-

    bagus, tapi disini masih sangat sederhana, maklum terpencil de… tks..

  28. Robi Awaludin mengatakan:

    Insya Alloh suatu hari saya akan silaturahmi… manjangken duduluran he..he

    —-

    hatur nuhun, mugia aya parengna…🙂

  29. fahrul mengatakan:

    tolong dong nmr hp nya ?

  30. fahrul mengatakan:

    tolong dong nmr hp nya ?
    nmr hp sy ni 087870016727

    —–

    Duh belum ada…😉

  31. abizacky mengatakan:

    assalamualaikum ! punten hoyong uninga dupi ahli sunnah waljamaah teh anu kumaha

    ——

    wa ‘alaikumussalam !

    ‘assiwadil a’dhom’ ; khususna dina perkawis patekadan, syareat sinareng ahlak, jsb henteu nyulayaan tina katangtosanana jungjungan kangjeng Nabi Muhammad SAW ; anu konsisten diturut sarta ditumut ku para shohabatna, diikuti ku para tabiin, tabiinattabiien ; dibela, dipertahankeun sarta diamalkeun ku para ulama anu saroleh ; sahingga dina bag-bagan agami islam ieu henteu sarulaya.

    umat islam seja turut serta tumut sapertos kieu lantaran sok sieun cilaka ku paberencayna, sapertos paberencayna kaom yahudi atanapi nasroni kana saba-baraha golongan anu carilaka kabeh ; wallohu a’lam…

    Klik Url ieu : https://iqbal1.wordpress.com/2012/02/27/wacana-pengertian-ahlussunnah-wal-jamaah/

    hatur nuhun kana perhatosanana.

  32. muslich masruri mengatakan:

    Ass.wrwb
    Pak kyai yth,
    Salam kenal, .. walau blm sy baca seluruhnya blog pak kyai ini….ijinkan menympkn …..selamat, sy kagum bangga ..t rnyta ada seorng anak bangsa..yg mempunyai potensi luar biasa thd ilmu agama… dan mengaku tinggal dan mmimpin sebuah pesantren kecil di desa kecil…pdhl potensinya luar biasa…hanya sy kesulitan mau mengenal lebh jauh dgn p.kyai…krn sy gak bs masuk ke profil penulis..gmn caranya… jazakumllahu khairan katsiran p.kyai muda..
    wassalam wrwb.

    —–

    Wa ‘alaikumussalam wr wb.,

    Sahabat Muslich, tks atas segala perhatiannya. Ma’af ‘page’ tsb sy password, isinya hanya catatan pribadi semacam curiculum vitae saja. Tdk ada yg istimewa.

    iqbal nama kecil saya, -muhammad istiqlal pathoni- nama lengkapnya. genap 25 th, belum laku alias masih bujangan, dari kecil s/p sekarang tinggal di lingkungan pst salafiyah.

    Mohon dorongan du’anya, semoga sedikit kesempatan yg kita miliki ini dapat bermanfaat.

    Wassalam,
    iqbal

    • muslich masruri mengatakan:

      Syukron katsir pak Kyai….. klo boleh tahu… lokasi pesantrennya itu Garut sebelah mana…. krn sy gak tahu Sukaratu itu masuknya kecamatan mana…kearah mana semisal pengin kesana……. tks. wassalam

      ———

      Di Garut Utara, Kecamatan Malangbong, Desa Sukaratu. Sahabat Muslich ini tinggal dimana ?.

      Kalau dari Bandung jurusannya ke Ciawi atau Tasikmalaya. Turun di Jln Raya Malangbong KM 65, Kampung Lewo ; Ada gang kecil di utara ke pesawahan ; masuk saja dari situ… tanyakan saja iqbal…

      Tks.

  33. Salim mengatakan:

    Assalamu’alaikum!!
    Subhanallah super kang! Terus semngt menebar kebaikan!!🙂

    Saya asli garut juga kang, tepatnya di kadungora!
    Dulu pas masih sekolah belajar juga ilmu-ilmu fiqih,nahwu,shorof,dkk

    tapi skrg perlu menggali lagi!!
    Akang disini mengajar? atau masih belajar?..

    Salim

    —-

    Wa alaikumsalam wr wb,

    alhamdulillah, hatur nuhun parantos rurumpaheun sindang di blog simkuring ieu… pribados linggih didieu, sakedik berbagi numutkeun kamampuhan anu aya sapertos kieu…

    sami2 garut atuh… ti kadungora mah tiasa nganggo angdes koneng jurusan malangbong …

    mugia aya dina kalancaran sagala rupina, du’a pidua’na wae…

    wasalam,
    iqbal

    • Salim mengatakan:

      amiin ya mujiib, masing-masing parantos kagungan bagean-bageanna ny Kang kanggo berbagi manfaat.. lanjutkan Kang!!🙂
      piduana oge kangge abdi, kaleresan ayna masih niti elmu di bandung,, sambil ngajar oge, tpi pelajaran sakola kitu,, di selap-selip w pengetahuan agamana, da gening ngajarkeun elmu agama di kota mh sesah oge kumargi rata-rata masyarakatna kirang tertarik kana agama…
      bismillah!! mudah2an pada-pda lancar..

      hoyong ameng kang kalinggihan akang di malangbongna palih mana? pamugi nga’jodo’ gening sagala terang perkawis sejarah2 pasantren garut oge,, kaleresan pun biang masantrenna di pasantren keresek cibatu, pun bibi di limbangan..
      upami kendaraan mh teu aya nu langsung kang, kedah k jalan cagak heula panginten naek bis arah tasiknya?..

      *owhnya kang izin di linknya alamat blogna di blog abdi!! pami nju luang mangga amengan oge ka blog abdi,,😀
      hatur nuhun

      —-

      Alhamdulillah, hatur nuhun nu ka pihatur ku rojongan kang salim. insya Alloh pamugi aya sasieuruen sabeunyeureun mangfaat kanggo nu sanesna.

      kantenan didorong du’ana, bagja kang salim diparengkeun tiasa lebet ka itb, perguruan tinggi anu masyhur. mugia dipaparin kalancaran sagala rupina, oge dina raragana nanjeurkeun ajaran agami, tiasa ngangkat harkat martabat kaum muslimin ku cara2 dina konteks anu langkung luas numutkeun kaperyogian zaman. amin.

      abdi di malangbongna, kampung kaum kaler, lewo, desa sukaratu. ti kulon saparantos psr lewo – ka wetan sateu acan masjid kaum lewo, aya sakola sd, km 63 palih kaler lebet gang mapay galengan sawah. paos informasi sakedik2 riwayat pasantren2 di garut, numutkeun carios sepuh2, kaleresan oge aya katalian kawargian. sapertos pasantren keresek cibatu, saurnamah geurha ajengan sepuh teh, -wastana nini ereh- rai tegesna pun uyut, ti pasantren kered, nyakitu oge ka pst. limbangan. kaleresan oge, pun biang kapungkur (taun 1982-85) masantrena di keresek, linggih di ceuceu saurna, ibuna pangersa ajengan ceng hasan (alm). alhamdulillah sami2 ti keresek rupina. mugia marantena aya dina rohmat Alloh SWT. bingah pami kang salim kaparengkeun aya waktos rurumpaheun ka padumukan pribados.

      hapuntena kaleresan oge, danget2 ayeuna pribados nuju uah-uih ka bdg teh. kenging amanah oge ngiring aub neraskeun pst/masjid ash-shofa, jl jend. sudirman, sareng nuju neraskeun sakola deui di jl. suci, aya anu amanah maparinan beasiswa. alhamdulillah.

      bingah blog pribados anu sederhana ieu seja di linked ka blog kang salim, sumangga mugia ngajantenkeun wasilah kawargian, hapuntena tina kakiranganana. insya alloh manawi pareng dina seratan kapayun urang sabit blog kang salim. du’a pidu’ana wae🙂

      manawi teu kaabotan, di kadungora atanapi bdg na linggih dimana kang salim.. manawi tiasa tepang..

      salam baktosna,
      iqbal

  34. Salim mengatakan:

    Amiin Ya mujiib,,🙂
    mhun kang!! pamugi ku kabagjaan ieu tyasa ngjantenkeun caket sareng ridha Allah,, mudah2an dilebetkeun k golongan jalmi nu tyasa bersyukur!!

    euleuh,kutan teh nya, boa-boa kolot arurang aya patula-patalina sosobatan di pasantren,,hehe

    subhanallah akhi!! perjuangan sbg khalifah teras ngalaju, kuliah dmn?.. kaleresan k jalan Suci mah sering ngalangkung.. ITenas, LP3I, YPKP, Stikom atnp naon tah,hehe

    wah,, sabit kumaha tah kang maksadna,,hehe😀
    mangga kang linggihan abdi di dieu:

    1. Kp. Babakan Rancasalak Rt.01 Rw.06 Desa Rancasalak Kec. kadungora Kab. garut
    2. Jalan Taman Hewan no. 37 Rt.01 Rw.08 Kelurahan Lebak Siliwangi Kecamatan Coblong bandung

    upami ti jalan suci mah kantenan akang tyasa naek angkot caheum-ledeng arah ledeng, liren payuneun kebun binatang+itb!! tidinya mh caket pisan🙂

    wah,, resep-resep.. yuk mapanjang silaturahim!🙂

    alhamdulillah ; leres pisan kang urang kedah tiasa seu-eur bersyukur tina sagala rupi nikmat ti gusti, anugrah anu parantos dipaparinkeun ka urang sadayana, insya Alloh berkah, nambihan..

    muhun, mugia ku wasilahna biang urang anu ngaraos di keresek, aya patula-patalina. manawi upami salse tiasa ditaroskeun ka tuang ibu geura… (pami di keresek mah da nganggo ‘ceng’ hehehe…)

    kaleresan di stikom kang, pidu’ana we supados sagala rupina dilancarkeun, maklum seur-eur siwereun ; sareng hapuntena pisan deuih teu acan tiasa coment nanaon, saperkawis kedah daragdag-dirigdig kaditu-kadieu, di fb oge teu tiasa up-date statusna. offline we.

    hatur nuhun pisan parantos ngarojong blog pribados ieu, sareng ngangken, oge maparin alamat, mugia diparengkeun tepang sareng langkung ngaraketkeun silaturahmi, janten wasilah tambih2 lungsurna pitulung sareng rohmat ti gusti anu maha suci ; amin…

    salam baktosna wae mugia kang salim aya dina ginanjar kawilujengan…🙂
    iqbal

    • Salim mengatakan:

      owh nya kang manawi kagungan alamat email,,
      akun facebook atnp twitterna?..
      mangga silaturahim oge di abdi di dieu

      https://www.facebook.com/akhisalim
      https://twitter.com/#!/akhisalim
      a.salim44153@yahoo.com

      insya Allah update kang,,hehe

      —–

      hehehe hatur nuhun kang, sae nganggo jejaring sosial sanesna. nanging hanjakal hapuntena pribados teu acan tiasa aya waktos online teras2an mah… mugia tawakufna😀

      aya oge di multiply kanggo nyimpen sources audio / sound anu teu tiasa disimpen di wordpress (margi kedah premium he3..), ieu mah kanggo fan anu khusus we ; ilmu alat (alfiyah, imriti. jsb), sholawat jsb ; kanggo ngabantos ngapalkeun ngaos teks na… ; ari ide na mah dina raraga memperkenalkeun media komunikasi informasi teknologi ka santri2 pribados khususna, dialajar ngamanfaatkeun modernisasi pendidikan melalui dunia maya, tanpa hambatan ruang dan waktu, sangkan pasantren henteu gagap menyikapi kamajuan zaman. tos dirintis oge ngadmel group di fb (‘khozanaturrohmah’ sareng ‘pangaosan online an-najah’) ku wargi2 santri, nanging teu acan efektif ; ieu oge ka luli-luli updating statusna margi berbagai keterbatasan…

      Klik : http://bam86.multiply.com/
      Fb : “KHOZAANATURROHMAH”
      Fb : “PANGAOSAN ONLINE PEMUDA-PEMUDI ISLAM AN~NAJAAH (CIHUNI & GARUDA) 2011”

      Salam,
      iqbal

  35. Utawijaya Kusumah mengatakan:

    Assalamu’alaikum Wr. wb.
    Kang Iqbal, blog nya bagus. suatu saat nanti bisa sharing program dengan saya untuk mengembangkan program Standarisasi Nasional Kitab Pesantren berbasis IT.
    Wassalam,
    Utawijaya Kusumah
    Ketua FPP Jawa Barat
    Tinggal di Pontren Bahrul Ulum Awipari Tasikmalaya

    • iqbal1 mengatakan:

      Wa ‘alaikumussalam wr wb.,

      Alhamdulillahirobbil ‘alamien ;…
      Terimakasih Pa Utawijaya telah berkenan mampir di blog yang sederhana ini ;

      Sangat maslahat memanfaatkan IT untuk menunjang kelancaran pesantren ; digitalisasi Kitab pesantren diantaranya, peluang yang menantang, sungguh sangat penting direspons oleh kalangan pesantren, dan yang kompeten…🙂

      Wassalam,
      Iqbal

  36. herry wirawan mengatakan:

    ass, kang kita bersama – sama kembangkan pesantren, dalam rangka gerakan dakwah kita,

    herry , ponpes manarul huda dago
    wass

    —-

    Insya Alloh ; tks kang herry…
    salam,
    iqbal

  37. hanzholah mengatakan:

    apa masih menerimah santri terus gmn dgn sanrtiyg biyaya paspasan dan alamat no hp x..?

  38. fatuk mengatakan:

    salam kenal mas iqbal..
    klo boleh tau mas iqbal dulu mesantren di mana ya???
    hatur nuhun..

    sama2 mas fatuk. di lingkungan keluarga sendiri yg alhamdulillah mengelola pesantren, kemudian di seputar garut, sumedang, sukabumi, bandung, dll. dan insya Alloh masih banyak yg sdg sy tuju. mohon du’anya.
    alhamdulillah.

    iqbal

  39. fenfen mengatakan:

    salam kenal ka saderek….kaleresan sim abdi wirehnamah urang kaum kaler oge.

    sami2, hatur nuhun🙂

  40. fenfen mengatakan:

    hoyong naroskeun, dupi salira teh putra saha di kaum kalerna? pami abdimah putra bpk.ade komarudin (Alm). sareng ari pasantrenna di palih mana?nuhun.

    kersana pun biang ibu eti lathifah putrana enin imas/aki cecep syamsudin/uyut momoh. ti bumi mang ade/mang ayuk sisi wartel, kantun ka lebak rupina. caket ajengan musa (alm), sanes pasantren ageung, mung madrasah alit kersana pun paman mang agus salim/uwa asep imam mawardi…

  41. fenfen mengatakan:

    oohh…pami kitumah baraya keneh atuh, ngan ari abdi mah teu patos arapal kumargi jarang aya di lembur. muhun sae ari kitumah… diteraskeun wae ajang silaturahmi sapertos kieu supados teu pareumeun obor.

    sumuhun, hatur nuhun kang…

  42. Asep Saepudin mengatakan:

    assalamu’alaikum…
    kang iqbal di kaum kalerna palih mana? palihmana pasantren alm. Aj. Atang?…
    hatur nuhun
    wassalam…

    —-

    wa ‘alaikum salam,
    sakedik palih kaler kang, teu tebih… paos sareng aj. atang geuning. kumaha kang…
    hatur nuhun.
    wassalam,

  43. tohirin mengatakan:

    Subhanallah,

    Semoga makin maju majlisnya

  44. nuannurhani mengatakan:

    Assalamu’alakum Wr. Wb.

    sy Nuan Nurhani dari Cikarang Bekasi Jawa Barat, terus terang Blog yg d buat oleg Iqbal1 ini sgt bermanfaat bg umat, dan sy merupakan salah seorg yg dpt merasakan langsung manfaat dr blog ini sehingga bertambah wawasan khazanah kelimuan khususnya dunia pesantren, terlebih masalah agama yg memang hrs d kembang secara baik dan maksimal. terima kasih.
    Sukses buat kg Iqbal1…

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  45. kholis mengatakan:

    hampir sama dengan pondokku, mungkin lebih pedalaman pondokku ketimbang pondok anada

  46. kholis mengatakan:

    sama2 pondok pedalaman

  47. Yudith Tyas mengatakan:

    kang iqbal boleh tanya tentang makam bojong di kec. kersamanah /makam eyang zarkasih?

  48. Farid Anshori mengatakan:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    salam kenal dari Farid Anshori. asal Kudus. menarik sekali blog kang iqbal. banyak manfaat yang bisa diambil. kebetulan kita sama2 membina pesantren kecil di desa. hanya beda sedikit tentang core materinya. kalau anda kembangkan ilmu alat, kami takhassus tahfidz. mau mengajarkan ilmu2 dasar juga. dan sepertinya sudah menemukan referensi untuk ke arah sana lewat kang iqbal.
    ala kulli hal, nasykurukum ya akhil karim. go santri….go sarungan….go salaf….go modern. he
    Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

  49. Yudith Tyas mengatakan:

    diantos kanggo kang iqbal , balasanna!!!!! tentang riwayat makam bojong / makam eyang zarkasih di ci poos , kec. kersamanah….. hatur nuhun

    • idan mengatakan:

      Makam bojong ngarupikeun salah sawios -astana- anu ilahar dibahasakeun ku masyarakat umumna, khususna -duriyah, seuweu putu- pangersana hadratus syeikh KH. Rd. Zarkasih, dimana layon pangersa mantena dipendem. Bojong, hartosna -palinggihan-

      Lokasi Makam Bojong, ayeuna kalebet ka desa nanjung jaya, kec. kersamanah, kab. garut palih kaler , sisi walungan cimanuk anu bade meuntas ka limbangan.

      Kakaromahan eyang zarkasih, tiasa kauninga ku seu-eurna anu ziarah, khususna jamaah, atanapi putra-putu santri-santri mantena anu tetep miemut kana jasa mantena, deudeul du’a, malah mandar kabarokahan tapak tilas kasolehan mantena anu salawasna ahli ibadah. Saur riwayat mah, seu-eur kajantenan anu -khowarikul adah- di makam bojong teh. totonden kamulyaan ti Gusti anu maha kawasa.

      Hadaratus Syeikh KH. Rd. Zarkasih, jumenengna -/+ awal – pertengahan abad 18, gaduh geurha ka pangersana Rd. H. Sutimah, putra istri eyang dwi maryam, putra eyang surayuda malangbong. Ramana eyang sutimah ajengan jalari, cigawir , putu nyimas lolo siti alamiyah anu ngadahup ka dalem salinggih. Ti jihat nyimas lolo, ngarerehna ka syeikh jafar sodik sunan cipancar. jsb.

      Ti eyang sutimah, eyang Zarkasih gaduh 4 putra pameget wungkul : KH Rd. Abdul Mu’in – pasantren Kered, Cipoos, KH. Rd. Juhdi, pasantren Cileuleuy, KH. Rd. Junaedi, Mekah, KH. Rd. Jejen – Cianjur/Panumbangan (Ramana bi gaya).

      Pupus eyang Sutimah, eyang zarkasih ngadahup deu ka eyang cimanjah, gaduh putra 3 istri wungkul ; eyang ereh, pasantren keresek, eyang eot , pasantren cihanyir, sareng eyang encum pasantren cibodas, tasik..

      Wangkid ayeuna, duriyah putra seuweu putu eyang zarkasih parantos sumebar, dibeungkeut dina ikatan keluarga bani zarkasih. Diantawis kulawargi garis badagna : Pasantren al-furqon (Duriyah Ajengan Abdul Mu’in), cipoos, pasantren al-zuhdi (Duriyah Ajengan Juhdi), cileuleuy, pasantren an-najah cihuni (Duriyah Ajengan Junaedi), pasantren keresek (Eyang Ereh), pasantren al-khaeriyah (Ajengan Qudsi), jabal, pasantren cimolo, kurnia, pasantren pulo, pasantren galmasi, pasantren manglad, cianjur, jsb. ; kalebet pondok kang iqbal ieu, anu masih keneh seuweu putu duriyah mantena (tijihat eyang juhdi sareng eyang junaedi.

      Allohummaghfir lahum …

      Wallohu ‘alam.

  50. Misaljihad Ciater mengatakan:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Gan ! Saya merasa tertarik dan ingin mengetahuinya lebih jauh kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
    klo ada bisa bagaimana saya dapat memiliki Kitab Ad-Dardir yang terjemahannya!
    Hatur nuhun !

  51. Nodz mengatakan:

    mantap ajengan. . ..hehe

    mana ath p0stingan di 2013 na

  52. ahmadsanusi mengatakan:

    assalamu’alaikum wr wb.
    kumaha damang ajengan? asa tos lawas yeuh.

    • iqbal1 mengatakan:

      wa ‘alaikumussalam wr wb.,

      alhamdulillah sae pangersa… hatur nuhun rojonganana. dihaturanan sindang ka kaum kaler, tansah tiasa patarema panangan, patatap raray raraga manjangkeun kawargian…

  53. Ibnu Samin mengatakan:

    http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Sanusi
    http://irssh.com/yahoo_site_admin/assets/docs/17_IRSSH-455-V6N2.39185426.pdf

    Ieu link salahsawios referensi sanad (kaelmuan) KHR Muhammad Junaedi, Ajengan ti Malangbong (Garut, Jawa Barat) anu mukim di Mekah, ka Ulama / Tokoh Nasional KHA Sanusi, Gunung Puyuh Sukabumi.

    KHR Muhammad Junaedi gaduh garwa ka eyang Hj. Fatimah, rerehan ti pasantren Sukaraja, Sukabumi. Marantena pupus di mekah, dimakamkan di ma’la, sakomplek sareng makam Sayidatina Siti Khadijah, geurha Junjunan SAW.

  54. Abu Amie mengatakan:

    assalamu’alaikum…
    Pangersa hapunten, ana hoyong pisan ngaos alfiyah mung da tos sepuh sigana pami kedah mondok mah moal tiasa, kinten2na tiasa aya waktos kango husus ana ngaos alfiyah ? syukron

  55. Agus Chaerudin mengatakan:

    haturan mang iqbal,alhamdulillah….wilujeung nanjeurkeun agama islam,mugi mugi sing di lancarkeun kanggo ngadidik bibit alim ulama ahli sunnah wal jamaah.Di rojong pisan,wilujeng berjuang……

  56. iif mengatakan:

    Amin ya allah

  57. hilman mengatakan:

    punten bade tumaros, dupi putra KHR Muhammad Junaedi saha wae? Hatur nuhun

    • iqbal1 mengatakan:

      Allohumma yarham, putra Syaekhuna KHR Muhammad Djunaedi :
      1. Hj. R. Siti Sarah (Eni Ereh) ;
      2. KHR. Ahmad Djawari (Ajengan Ase Cihuni/Ajengan Garuda) ;
      3. KHR. E. Zarkasih (Ajengan Emas Lewo) ;
      4. KHR. Suja’i (Ajengan Jejen Manglad) ;
      5. KHR. T. Yahya (Ajengan Tatang).

      Hapuntena teu tiasa seueur posting sapertos kapungkur , jalaran seueur kasibukan anu teu tiasa dikantun. Hatur nuhun perhatosanana. Mugia manfaat.

      Salam baktosna🙂

  58. idan mengatakan:

    Info jejak Syaekhuna KHR Muhammad Djunaedi di Mekah :

    TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Masih banyak kisah mengenai sosok Raden Haji Oene Djoenaedi. Pria asal Manonjaya kelahiran 3 maret 1895 yang merupakan seorang pengusaha sukses pada jamannya. Tidak hanya itu, beliau pun seorang pejuang dan pendiri pers di Indonesia.

    R.H.O Djoenaedi di usia kecil telah bermukim di tanah suci Mekkah Al Mukkaromah untuk menuntut ilmu keagamaam, tepatnya tahun 1911-1912. Putra bungsu dari Raden Hasan ini pun diharapkan kedua orang tuanya bisa menjadi seorang ulama yang bisa menyampaikan ajaran Islam di Indonesia.

    Di Mekkah, Oene kecil bermukim di kediaman Syeh Holil Ali Shohbana. Dan seperti pada umumnya seorang muslim, sebelum adzan shubuh berkumandang di Masjidil Haram, dirinya telah bangun dan selalu berusaha menduduki syaf terdepan dalam shalat.

    Salah seorang guru ilmu Islamnya di Mekkah ialah Ustadz Djoenaedi. Bahkan saking menghormati gurunya, Oene pun memakai nama sang guru di akhir namanya menjadi Oene Djoenaedi.

    Di Mekkah Al Mukaromah, Ustadz Djoenaedi tidak hanya memberikan ilmu agama Islam. Beliau pun memperkenalkan sekaligus memberikan pemahaman dalam bermasyarakat dan bernegara kepada muridnya.

    Hal tersebut diungkapkan cucu R.H.O Djoenaedi, Fia Farida Damayanti (63) ketika ditemui FOKUSJabar di Wisma R.H.O Djoenaedi, Jalan Kamulyan, Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.

    “Apa Oene (panggilan kakek untuk R.H.O Djoenaedi) adalah seorang dermawan juga pejuang. Namun dirinya selalu tidak ingin dipublikasi karena menurutnya perjuangan itu merupakan amal yang tidak harus tahu diketahui semua orang. Hanya sang pencipta saja yang mengetahui,” ungkap Fia Farida Damayanti, Sabtu (23/5/2015)

    R.H.O Djoenaedi pun menjadi seorang pejuang yang selalu ada di belakang layar setiap perjuangan tokoh-tokoh nasional sebelum dan sesudah kemerdekaan. Dirinya selalu menjadi bagian dari pendanaan perjuangan tersebut.

    Hampir seluruh harta kekayaannya diberikan untuk berdirinya bangsa Indonesia hingga meraih kemerdekaan. Sehingga sang Proklamator Soekarno mendatangi R.H.O Djoenaedi atas referensi H.O.S Tjokroaminoto, saat pertama kali datang ke Jawa Barat.

    “Istri pertama Bung Karno kan namanya Ibu Utari, itu putri dari H.O.S Tjokroaminoto. Sementara H.O.S Tjokroaminoto sama apa Oene (R.H.O Djoenaedi) adalah kawan perjuangan di Syarikat Islam,” terang Fia Farida Damayanti.

    R.H.O Djoenaedi sendiri tidak banyak yang mengenal lebih jauh. Padahal sosok putra Tasikmalaya ini merupakan bagian dari perjuangan serta tokoh yang selalu memberikan kontribusi pendanaan paling besar demi terciptanya kemerdekaan.

    (Nanang Yudi/ang)

    Dicutat ti sumberna :
    http://fokusjabar.com/2015/05/23/ini-kiprah-r-h-o-djoenaedi-pejuang-di-belakang-layar-yang-besar-di-mekkah/

  59. Hilman mengatakan:

    Di manglad cianjur aya makom KHR. Suja’i bin KHR. Djunaedi. Nguping2 mah kawitna ti garut. Anu janten pertarosan KHR. Djunaedi ieu sareng anu ku kang Iqbal dimaksad sami atanapi benten jalmi?
    Punten seueur naros.

    • iqbal1 mengatakan:

      Muhun , Syaekhuna KHR Muhammad Djunaedi ramana ajengan manglad, waktos ngawuruk di mekah eyang djuenaedi gaduh santri asal manonjaya namina RH Oene Djoenaedi.

      Nami asli RH Oene Djoenaedi mah kawitna Oene, putra juragan Hasan ti Manonjaya. Minangki ta’dhiman kanu janten guruna anu nuju di mekah tea nyaeta syekhuna RKH M Djunaedi, RH Oene nambihan namina janten Oene Djoenaedi.

      Diunggelkeun teh ieu mah kanggo titimangsa picontoeun anu sae. Leres didieu aya dua jalmi anu namina Djunaedi, nyaeta guru sareng muridna.

  60. kersamanah mengatakan:

    subhanalooh…. Abdi asli ti Kp. Cioray Hilir RW 11 …. Cihuni adalah guru kita semua…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: